Langsung ke konten utama

Pengaruh Terapi Bermain Origami Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Prasekolah Dengan Hospitalisasi di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember

Penulis :
  • Ririn Halimatus Sa’diah, 
  • Ratna Sari Hardiani,
  • Rondhianto

Abstrak

Hospitalisasi dapat mengakibatkan kecemasan pada anak prasekolah. Kecemasan pada anakprasekolah dapat disebakan karena perpisahan, kehilangan kendali, cedera tubuh dan nyeri. Terapi bermain origami dapat meminimalkan kecemasan pada anak prasekolah selama hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi bermain origami terhadap tingkat kecemasan anak prasekolah dengan hospitalisasi di Ruang Aster RSD dr.Soebandi Jember. Desain penelitian menggunakan non equivalent control group. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan sampel 30 responden yang dibagi dalam dua kelompok. Penelitian ini dilakukan di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember. Instrumen penelitian ini menggunakankuesioner kecemasan modifikasi RCMAS. Analisa data menggunakan mann whitney u test & wilcoxon match pair test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan p value kelompok intervensi yaitu 0,001 dan p valuekelompok kontrol yaitu 0,157, sedangkan hasil uji mann whitney u testmenunjukkan bahwa p value0,001 (p < α ; α = 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terapi bermain origami terhadap tingkat kecemasan pada anak prsekolah dengan hospitalisasi di Rua ng Aster RSD dr. Soebandi Jember. Saran yang dapat peneliti berikan pada perawat yaitu perawat dapat memberikan terapi bermain origami pada anak prasekolah untuk meminimalkan kecemasan pada anak prasekolah selama hospitalisasi.

Kata kunci: Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi bermain origami

e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol. 2 (no. 3) September, 2014

Pengaruh Terapi Bermain Origami Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Prasekolah Dengan Hospitalisasi di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember

Postingan populer dari blog ini

Stres Kerja pada Perawat Instalasi Gawat Darurat di RSUD Pasar Rebo Tahun 2014

Penulis Dewi Yana ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang stres kerja serta faktor yang mempengaruhi stres kerja pada perawat IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Pasar Rebo Tahun 2014.  National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) membagi  faktor  yang  mempengaruhi  stres  kerja  menjadi  faktor  kondisi  pekerjaan,  non  pekerjaan,  individu  dan dukungan. Penelitian dilakukan pada 24 perawat IGD. Desain penelitian  yang digunakan adalah desain deskriptif observasional  dengan  metode  cross  sectional.  Pada  penelitian  ditemukan  45,8%  perawat  mengalami  stres  yang tinggi.  Perbedaan  proporsi  terbesar  ditemukan  pada  faktor  individu  (kepercayaan  diri)  dan  dukungan  (dukungan atasan). Hasil penelitian merekomendasikan perbaikan deskripsi kerja  yang...