Langsung ke konten utama

Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Waktu Tanggap Pelayanan Keperawatan Gawat Darurat Menurut Persepsi Pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong

Penulis :
  • Paulus Ronaldo Kambuaya,
  • Lucky T. Kumaat,
  • Franly Onibala

Abstrak

Saat pasien datang tidak bisa ditebak keadaan pasien darurat yang masuk ke IGD untuk itu ketepatan dan kecepatan pertolongan yang diberikan pada pasien yang datang ke IGD memerlukan standar sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya sehingga dapat menjamin suatu penanganan gawat darurat dengan response time yang tepat dan penanganan yang cepat. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk Mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong.Penelitian ini menggunakan metode Cross sectional.Analisis data terdiri dari analisis Univariat dan Bivariat. Pemilihan. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0.00 dengan tingkat kemaknaan α = 0.05 hal ini menunjukkan bahwa p <α ada hubungan antara beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong. Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat Hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong.
Saran Kiranya dari hasil penelitian ini dapat dijadikan Sebagai bahan informasi bagi RSUD
Kabupaten Sorong.

Kata kunci : Beban Kerja Perawat, Waktu Tanggap Pasien

e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 4 Nomor 1 Mei 2016

Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Waktu Tanggap Pelayanan Keperawatan Gawat Darurat Menurut Persepsi Pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stres Kerja pada Perawat Instalasi Gawat Darurat di RSUD Pasar Rebo Tahun 2014

Penulis Dewi Yana ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang stres kerja serta faktor yang mempengaruhi stres kerja pada perawat IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Pasar Rebo Tahun 2014.  National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) membagi  faktor  yang  mempengaruhi  stres  kerja  menjadi  faktor  kondisi  pekerjaan,  non  pekerjaan,  individu  dan dukungan. Penelitian dilakukan pada 24 perawat IGD. Desain penelitian  yang digunakan adalah desain deskriptif observasional  dengan  metode  cross  sectional.  Pada  penelitian  ditemukan  45,8%  perawat  mengalami  stres  yang tinggi.  Perbedaan  proporsi  terbesar  ditemukan  pada  faktor  individu  (kepercayaan  diri)  dan  dukungan  (dukungan atasan). Hasil penelitian merekomendasikan perbaikan deskripsi kerja  yang...